Connect with us

Politics

Viral WNI Pulang dari Luar Negeri Telantar di Soetta, Satgas Beri Penjelasan

Published

on

wni pulang

Ini.la – Viral video rombongan warga yang baru pulang dari luar negeri telantar di dalam area Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Dalam video itu, warga yang merekam mengkalaim telah mengantre sejak Maghrib hingga menjelang azan Subuh untuk bisa melakukan proses karantina.

“Di Bandara Soekarno-Hatta mau antre karantina di Wisma Atlet, Masya Allah. Udah dari habis Maghrib sampai Shubuh belum juga selesai masih antre panjang,” tutur perempuan dalam video tersebut.Iklan – Artikel dilanjutkan di bawah

Lebih jauh dikatakan perempuan di video, dia bersama rekannya juga ditawari oleh oknum yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan karantina mandiri di hotel. Namun, betapa kagetnya dia dengan harga yang disebut mencapai Rp19 juta.

“Mau di hotel 1 orangnya Rp19 juta, nah kalau 22 orang berapa duit? Ratusan juta?” katanya.

Dari video terlihat para warga terlihat tengah duduk-duduk bersamaan dengan barang bawaan mereka di pelataran bandara. Ada pula yang merebahkan dirinya di tempat pengambilan bagasi.

“Sudah kayak pepes orang pada tidur. Kita punya hak atas Wisma Atlet juga,” jelasnya.

Menanggapi video itu, Kapendam Jaya Letkol Cpm Dwi Indra Wirawan menuturkan bahwa Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) terus melakukan evaluasi terkait penanganan proses karantina. Kendati demikian, perempuan yang viral itu memang tidak berhak diisolasi di Wisma Atlet.

Pasalnya, kata dia, yang boleh melakukan karantina di sana meliputi para Pekerja Migran Indonesia (PMI), mahasiswa atau pelajar, serta para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru saja pulang tugas dinas.

“Kami evaluasi terus. Hanya saja yang viral ini wisatawan pulang dari luar negeri, mereka minta untuk dikarantina di wisma, tidak mau ke hotel repatriasi yang sudah tersedia. Peruntukan wisma hanya untuk PMI, ASN kembali dari tugas, dan pelajar/mahasiswa,” tutur Indra kepada MNC Portal, Senin (20/11/2021).

Berdasarkan informasi dari pihak Satgas Bandara, bahwasanya kondisi lokasi pada pagi ini lancar dan kondusif. “Pagi ini informasi dari dansatgas bandara, lancar terkendali,” jelasnya.

Pada sehari sebelumnya, Minggu (19/12/2021), Pangdam Jaya memantau aktivitas kedatangan WNI atauWNA dari luar negeri di Terminal 3 Bandara. Kemudian dilanjutkan pengecekan penanganan karantina di RSDC Wisma Atlit Pademangan.

Mulyo pun meyakinkan pelaksanaan penanganan di lapangan berjalan sesuai prosedur. Mulai dari penanganan kedatangan WNI atau WNA di Bandara Soekarno Hatta, proses pemindahan menuju RSDC Pademangan, proses registrasi sampai dengan masuk ke kamar karantina dapat berjalan dengan lancar.

“Penanganan saat registrasi harus sesingkat mungkin, sehingga tidak ada penumpukan antrian saat masuk ke RSDC Pademangan, jangan sampai terlalu lama menunggu,” ujar Pangdam Jaya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending